Review Fatal Frame Game Horor Terbaik Sepanjang Masa

Review Fatal Frame Game Horor Terbaik Sepanjang Masa

Ngaku aja deh, siapa yang paling takut kalau main game genre horor tapi tetap ingin memainkannya ? Bikin penasaran kan, karena begitulah yang kami rasakan.

Menurutmu, game horor apa sih yang sangat terbaik dan membuatmu selalu teringat – ingat dan ingin memainkannya lagi ? Horor yak, bukan game action macam Resident Evil dan semacamnya.

Kalau menurut kami, Fatal Frame merupakan Game Horor Terbaik Sepanjang Masa. Karena memiliki gameplay dan storyline paling menarik tidak biasa seperti Game Horor pada umumnya.

Bahkan kami sering terbawa mimpi setelah memainkan salah satu dari serial Fatal Frame. Yuk ah kita simak kembali macam Review kembali dari seri pertama hingga seri terbaru dari Fatal Frame.

Silahkan kamu Flashback dan membuka kembali kenangan saat – saat main game Fatal Frame:

  • Fatal Frame I;

Bercerita tentang Seorang gadis bernama Miku Hinasaki di tahun 1986 yang mempunyai Indra keenam. Dia berusaha mencari kakak laki-lakinya, Mafuyu Hinasaki yang hilang selama 2 minggu.

Mafuyu Hilang setelah dia mengunjungi Himuro Mansion untuk mencari mentornya, Junsei Takamine. bersama asisten dan editornya yang notabene harus mencari bahan untuk novel barunya.

Setelah Miku masuk ke dalamnya, dia akhirnya mempelajari Rahasia kelam dibalik Mansion besar tersebut dan tentang Kirie, roh Jahat yang telah menculik Mafuyu karena dia mirip dengan Cinta masa lalunya, seorang pemuda yang mengunjungi mansion itu.

Tapi walaupun Miku berusaha untuk menolong Mafuyu di akhir cerita, Mafuyu malah memberitahunya bahwa dia harus tetap berada di sisi Kirie sehingga Kirie tidak sendirian lagi.

Setelah keluar dari Mansion tersebut, dia berhenti melihat apa yang seharusnya orang lain tak bisa lihat. Indra keenamnya hilang, aneh sih tapi kasihan juga.

Oh iya, ini nih alasan kenapa kami suka banget main game ini dari serie pertama. Ternyata Fatal Frame Pertama ini berdasarkan kisah nyata lho, dan Himuro Mansion itu emang bener-bener ada.

Fatal Frame II: Crimson Butterfly;

Berawal dari dua saudara kembar Mio dan Mayu Amakura yang berkunjung ke tempat dimana mereka sering bermain waktu kecil, yang kini sudah menjadi sebuah bendungan air.

Ketika Mayu, yang berjalan pincang karena sebuah kecelakaan waktu kecil, mengikuti kupu-kupu merah menyala yang misterius hingga ke dalam hutan, Mio akhirnya mengikuti Mayu dan malah tersesat menuju sebuah perumahan yang di kelilingi banyak kabut.

Meski perumahan itu telah ditinggalkan, si kembar segera menyadari bahwa ada jiwa-jiwa orang yang telah mati berkeliaran. Mayu akhirnya malah terpengaruh mantra desa tersebut dan terus mengikuti kupu-kupu tersebut.

Kupu-kupu tersebut mengajaknya masuk lebih dalam ke desa itu. Setelah Mio mengejar Mayu, dia perlahan-lahan belajar tentang Crimson Butterfly Sacrifice, Upacara gagal yang menyebabkan desa ini diselimuti kegelapan.

Di bawah desa tersebut ada terowongan yang menghubungkan kita ke Hellysh Abbys, tempat jiwa orang-orang yang telah mati di segel.

Oleh karena itulah, agar menjaga segel itu tetap tertutup, sepasang anak kembar yang lahir di desa tersebut harus mengikuti ritual yang di adakan satu dekade sekali.

Yae dan Sae Kurosawa adalah kembar terakhir yang menjalani ritual ini. Namun naas, ritual tersebut gagal dan malah membuat segel hellish abbys terbuka dan menyebabkan seluruh jiwa-jiwa bergentayangan, termasuk Yae dan Sae itu sendiri.

Mio akhirnya terus mencari jalan keluar, karena saat mereka masuk ke desa ini, sulit untuk mereka bisa kembali lagi. Perlahan saja menelusurinya, karena akan ada banyak kejutan.

Dari semua serial atau sequel Fatal Frame, Fatal Frame II ini sepertinya memang serial terbaik dari segi horor, storyline, gameplay dan gambarnya.

Fatal Frame II ini juga masuk dalam daftar “Top Ten Scariest Games” in 2006 versi Game trailers di urutan ke 2 dan “Top Ten Scariest Games of All Time” versi Game Informer di urutan pertama.

Walau tak se hits saat Fatal Frame 2 dirilis, tapi untuk versi Remake-nya yang masuk pasaran industri game pada tahun 2011 ini tetap banyak pemainnya loh !

Fatal Frame III: The Tormented;

Rei Kurosawa, photographer Freelancer berumur 23 tahun yang tinggal bersama Miku Hinasaki (Heroine Fatal Frame I) adik teman dekat Yuu yang bernama Mafuyu Hinasaki.

Miku bertindak sebagai asisten Rei dan juga telah di anggap adik sendiri oleh Rei. Saat itu, Rei sedang berduka dengan kematian tunangannya, Yuu, setelah kecelakaan mobil yang disebabkan kecerobohannya dalam menyetir.

Dua bulan setelah kematiannya, Rei menemukan gambarnya dalam foto yang dia ambil di rumah berhantu. Setelah itu, dia terus menerus mengalami mimpi buruk dimana dia mengkuti bayangan Yuu di sekitar rumah bangsawan yang tua selama musim salju.

Membawanya di kutuk oleh hantu bertato. Saat terbangun, Rei menyadari adanya adanya memar misterius yang menyebar di seluruh tubuhnya.

Sesaat Rei menelusuri tentang Manor of Sleep (Rumah bangsawan dalam tidurnya), dia mendapatkan surat dari Kei Amakura, teman dekat Yuu (Yang notabene paman mudanya Mio dan Mayu Amakura di Fatal Frame II) yang mengaku mengalami gejala yang sama seperti yang dia dan Mio alami.

Miku juga mendapatkan gejala yang sama seperti yang mereka alami. Hubungan antara Mimpi Rei dan kenyataan makin samar setelah banyak hantu yang berkeliaran di rumahnya.

Begitu pula dengan memar yang ada di tubuhnya makin melebar dan membentu tato yang mirip seperti tato yang dimiliki hantu tato yang telah menyentuhnya.

Fatal Frame III ini memiliki hubungan cerita yang saling berhubungan dengan Fatal Frame I dan Fatal Frame II. Jadi Jangan heran kalau sebagian kecil dari ceritanya kurang dimengerti (atau terlihat ada yang kurang). Karena akan lebih seru kalau sudah memainkan Fatal Frame I dan II nya.

Fatal Frame IV: Mask Of The Lunar Eclipse;

10 tahun yang lalu, 5 gadis diculik oleh Yo Haibara, tersangka pembunuhan berantai, dari kamar mereka di sanitarium misterius di pulau Rougetsu.

Sayangnya, Fatal Frame IV ini hanya dirilis untuk Wii dan belum ada versi dalam bahasa inggris. Sangat menyebalkan ! Kan jadinya Gamers di Indonesia akan mengalami kesulitan untuk memainkan serial yang satu ini.

Kalau kamu benar – benar tidak berani atau tidak menyukai Game Horor, maka ada banyak game lainnya yang sangat menyenangkan dalam satu situs yang gratis bisa kamu mainkan pakai Smartphone atau PC dalam Agen Bola.

Tags: , , , , , , , , , , ,
Judi Bola Undepo

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply