Percakapan Ekslusif Terupdate Meat Sang Jagonya Tekken Dari Indonesia

Percakapan Ekslusif Terupdate Meat Sang Jagonya Tekken Dari Indonesia

Berita Game – Percakapan ekslusif nampaknya akan sangat sayang untuk dilewatkan untuk dibahas dalam Berita Game. Apalagi bila mengenai percakapan dengan jagonya sebuah game.

Mungkin saja ada diantara Gamers yang tak membaca secara langsung dari media RevivalTV tentang Award yang berisi 9 Pemain eSports Terbaik Di Indonesia Tahun 2017, maka kalian pastinya tak mengetahui tentang Meat.

Meat sungguh sangat dikenal sebagai pemain Tekken dari Indonesia. Meat sangat jago dalam permainan Arcade yaitu Tekken. Hampir seluruh serie nya, Meat sungguh menguasainya.

Dalam media online Revival TV, telah berhasil mendapatkan percakapan secara ekslusif mewawancarai dia walau tak langsung bertemunya untuk mengenalkan dia kepada viewer yang mungkin belum tahu tentang dia.

Bandar Judi Bola

Revival TV : Bisa diceritakan nama lengkapnya dan kesibukan sekarang apa ?

Meat : Halo saya Muhammad Adrian Jusuf atau biasa disapa Adrian. Saat ini saya sedang melanjutkan studi di Malaysia.

R : Kenapa memilih nama Meat sebagai IGN?

M : Awalnya saya pilih nama Daging/Meat karena saya lebih suka makan daging dibandingkan sayuran haha..

R : Bagaimana perjalanan karir menjadi pemain Tekken? Apakah sebelumnya pernah mencoba game lain selain Tekken atau di luar fighting game mungkin?

M : Sebelumnya saya main Counter Strike, tapi setelah sekali pergi ke arcade, saya baru berubah haluan main game Tekken secara kompetitif. Secara kompetitif saya sudah main selama 10 tahun. Sekarang ini saya sudah bergabung dengan tim esports Flash Vision di Malaysia.

Untuk arcade memang dari dulu memang selalu Tekken saja. Hero pertama yang saya coba pakai itu Kazuya, tapi sekarang untuk kompetitif saya lebih sering pakai Jack-7.

Bandar Bola

R : Selama berkarir di Tekken, prestasi apa yang sudah pernah diraih ?

M : South East Asia Major 2016: Tekken 7 Fated Retribution 1st place, King of Iron Fist Tournament 2016 : top 32 participant, Flash Vision Cup : Tanukana Invitational Tournament 2017 : 1st place, dan Kitamen Legends Tournament : Tekken 7 FR 1st place.

R : Bagaimana pendapatnya mengenai fighting game di Indonesia? Bagaimana perkembangannya?

M : Sekarang ini fighting game di Indonesia sudah mulai mendapat momentum kembali setelah sebelumnya sempat meredup selama 3-4 tahun sempat mengalami penurunan.

Jumlah pemainnya berkurang kalau dibandingkan 10 tahun lalu, ketika masih versi Tekken 6 Bloodline Rebellion kemudian muncul versi baru Tekken Tag Tournament 2 di tahun 2012 jumlah pemainnya jauh berkurang.

Sekarang dengan munculnya Tekken 7, pemain yang telah lama pensiun mulai kembali bermain lagi. Memang benar pepatah lama: Seorang Gamer tak akan lama pensiun dalam sebuah game yang dikuasai.

Tapi sayangnya menurut saya masih minim bantuan pemerintah untuk meningkatkan kualitas esports di Indonesia kalau dibandingan dengan negara tetangga.

Contohnya di Malaysia, kementrian olahraga di Malaysia baru membuat unit khusus esports. Selain itu, secara rutin pemerintah di sana mengadakan turnamen.

R: Bagaimana untuk lomba fighting game di Indonesia apakah banyak jika dibandingan dengan negara-negara lain?

M : Lebih sedikit, ada juga turnamen-turnamen untuk fighting game namun intensitasnya tidak terlalu banyak. Karena saya sedang berdomisili di Malaysia jadi tidak terlalu mengikuti juga untuk perkembangannya.

R : Kenapa fighting game tidak terlalu terdengar di Indonesia?

M : Fighting ini akarnya dari kultur arcade, dulu biaya bermain di arcade tidak semahal sekarang yang setiap keluar versi baru dari franchise fighting game harganya semakin mahal. Jadi sehabis console release baru casual player datang lagi, karena itu tren yang sekarang populer lebih ke arah konsol.

Dari yang saya lihat produser fighting mau mencoba menggarap casual gamer untuk menaikkan popularitas fighting game.

R : Setahu mas ada ga pemain Tekken lain dari Indonesia yang pernah bertanding di luar negeri?

M : Ada, yang paling sering itu R-Tech (nama asli Christian Samuel) untuk game Tekken. Dia lumayan rajin ikut turnamen internasional.

R : Apa harapan bagi perkembangan fighting game di Indonesia?

M : Harapan saya sih semoga kedepannya dukungan dari pemerintah bisa lebih giat lagi untuk bisa melahirkan talenta baru terutama pemain fighting game di Indonesia.

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,
Judi Bola Undepo

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply