Inilah Bantahan Ubisoft Mengenai Game AC Origins

Inilah Bantahan Ubisoft Mengenai Game AC Origins

Berita Game – Assasins Creed Origins atau mungkin kamu mengenalnya dengan sebutan AC Origins, baru – baru ini telah adanya bantahan dari Ubisoft mengenai beratnya game tersebut dimainkan PC bukan karena proteksi anti bajak.

Begitulah Gamers Indonesia, lebih bahagia bila memainkan sebuah game yang bajakan. Sehingga berbagai macam cara untuk mengantisipasi dilakukan oleh developer – developer game supaya game yang dirilis tak dapat dibajak oleh siapa pun.

Sudah menjadi hal paling penting yaitu perlindungan anti dibajak merupakan hak para developer game, walau hal ini sangat mengesalkan bagi Gamers yang hobby main game bajakan.

Bahkan menjadi keutamaan para Gamer yang bangga berhasil lakukan membajak sebuah game, maka akan share melalui online baik itu situs ataupun forum – forum game.

Tak munafik, kami pun masih ada beberapa game bajakan yang dimainkan, akan tetapi hal tersebut kami lakukan lantaran memang game – game jaman dulu yang butuh membeli CD / DVD, tak seperti jaman now yang tinggal order via Steam ataupun platform game lainnya.

Walaupun jaman now telah ada Denuvo untuk hindari sebuah game dibajak, ternyata tidak lagi bisa dibilang efektif mengingat proses peretasan yang masih saja bisa terjadi hanya dalam hitungan jam saja.

Biar pun begitu, publishers game tetap tidak menyerah. Sampai akhirnya proteksi membuatnya kembali efektif, salah satu caranya dilakukan oleh Ubisoft dikabarkan menyuntikkan VMProtect di atas lapisan Denuvo untuk Assassin’s Creed: Origins versi PC.

Implementasi tersebut telah tersebar Berita Game yang kabarnya membuat kinerja CPU melompat 40%. Apakah benar seperti itu ? Masa sih proteksi anti bajak malah pengaruhi kinerja PC melonjak tinggi ?

Hal ini sempat disampaikan oleh salah satu cracker ternama, biasa dikenal Voksi. Kombinasi VMProtect di atas Denuvo ini disebutnya sebagai alasan mengapa AC:Origins begitu menuntut kerja CPU.

Membuat adanya klaim, berhasil menyentuh 100% di beberapa titik untuk kinerja CPU sebuah PC. Ubisoft akhirnya secara terbuka, membantah klaim tersebut.

Berbicara melalui situs GearNuke, Ubisoft menyebut bahwa teknologi anti-bajakan mereka tidak punya pengaruh apapun pada performa game dari Ubisoft tersebut.

Disampaikan sesungguhnya kenaikan kerja CPU memang lumrah terjadi karena mereka memanfaatkan secara optimal kebutuhan spesifikasi minimum dan recommended untuk menciptakan dunia imersif tanpa waktu loading. Semuanya dengan target minimal 30fps.

Ubisoft meminta Gamers yang berhadapan dengan masalah teknis, supaya langsung menghubungi mereka lewat halaman situs resmi yang ada. Bagaimana menurut kamu ? Apakah masalah peningkatan kinerja CPU juga sempat dirasakan olehmu saat mencicipi AC: Origins versi PC ?

Apabila kamu menggunakan PC dengan spesifikasi HighEnd, tentunya tak begitu terasa. Biar pun begitu, tetap dapat kamu lihat adanya peningkatan kinerja PC padahal cuma membuka sebuah game.

Sedangkan untuk Gamers yang ingin main berbagai games dengan nyaman dan tanpa perlu PC canggih, maka sangat tepat mencoba main dalam Agen Online Terpercaya.

Kamu belum nyobain sudah berkomentar ? Rasakan dulu dong main game bisa dapat hadiah uang tunai lebih dari sekedar jutaan rupiah, daftarlah gratis dan buktikan sendiri dalam Agen Online.

Tags: , , , , , , , , , , , , ,
Judi Bola Undepo

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply